Skip to main content

Posts

8 CARA MENGEMBANGKAN KECERDASAN LINGUISTIK PADA ANAK USIA DINI

Berbicara dan berdialog dengan Anak PAUD-Anakbermainbelajar ---Kecerdasan linguistik adalah kecerdasan anak dalam hal mengolah kata-kata (bertutur, berbahasa), atau kemampuan menggunakan kata secara efektif baik secara lisan maupun tulisan. Untuk mengembangkan kecerdasan linguistik pada anak sejak usia dini, khususnya pada anak yang telah mengikuti program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), antara lain dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut; 1. Mengajak anak berbicara atau berdialog Ajaklah anak berbicara dan berdialog, karena dengan mengajak anak berdialog dan berbicara merupakan langkah awal melatih anak berbicara, yang merupakan unsur penting dalam berkomunikasi dan keterampilan sosial. 2. Membacakan Cerita Membacakan cerita selain menarik bagi anak juga dapa merangsang kemampuan kecerdasan linguistik anak. Dengan membacakan cerita juga akan melibatkan anak dalam aktivitas-aktivitas linguistik baik secara langsung maupun tidak langsung. 3.  Merangkai cerita Berikan anak...

MEMOTRET ANAK PAUD PENTINGKAH?

PAUD-Anakbermainbelajar ---Penulis teringat kata-kata orang tua jaman dulu dikampung kami, "kalo kebanyakan memotret nanti cepat mati". entah apa maksudnya? Tapi keyataannya Jaman dahulu, untuk memotret sebuah momen pasti dipikir panjang-panjang. Masalahnya, sayang klise filmnya. Ada yang isinya hanya 24. Dua puluh empat kali jepret, habis. Harus beli lagi. Uang. Setelah itu film juga harus dicetak. Uang lagi. Maka, kita akan sangat berhati-hati dalam memotret. Kan 'mati-matian' cari duitnya..hehe Sekarang, tinggal cekrek potret saja. Foto hanya berupa sebuah berkas (KB, MB, GB) di memori yang biasanya berupa sebuah SD card. Tidak suka foto tadi, tinggal dihapus saja dari SD card tersebut. Tidak ada beban. Akibatnya, kita menjadi royal dalam memotret. Ini juga yang saya alami, semua moment yang dirasa perlu pasti dipotret..cekrek... cekrek... cekrek. Lama kelamaan koleksi foto saya dan anak-anak di Lembaga PAUD menjadi super banyak dan ini berimplikasi kepada beban di...

MY PAUD MY ADVENTURE

My PAUD My Adventure by: Paud-Anakbermainbelajar.blogspot.com Ketika sampai pada titik ini, perjalanan yang telah kita lalui  penuh harapan dan cinta.  Selangkah demi selangkah kutapaki jalan indah ini Menembus alam warna warni bersama nyanyian pagi Satu tekad telah tertancap Demi menggapai sebuah titik pengharapan Kilau cahaya surya yang setia mengiringi langkahku Mampu menguras sisa- sisa peluh dalam raga yang penuh semangat ini Buku-buku pun bersenandung ria Membuatku bangkit dari kekecewaan manusia Indonesia Ketika langkah ini kurasakan semakin berat Titik itupun terasa semakin menjauh Ingin rasanya langkah kaki ini berhenti Akankah aku mengkhianati tekad yang telah terpatri dalam hati? Malaikat-malaikat kecil dengan kedua sayap putihnya itupun datang Mengobarkan kembali semangat jiwa yang hampir padam Kembali ku lanjutkan langkahku yang semakin terseok Dengan semangat jiwa yang masih membara Perlahan tapi pasti Dapat kurasakan titik yang ku nantikan itu semakin dekat Mala...

INILAH ALASAN PERLUNYA PROGRAM PELIBATAN ORANG TUA DAN MASYARAKAT DALAM PAUD

PAUD-Anakbermainbelajar---Di masa lalu di awal-awal adanya program Pendidikan Anak Usia Dini, ( Baca sejarah PAUD di sini! ), tradisi untuk membangun kerjasama antara orang tua (masyarakat) dan pendidik belum terjalin. Orang tua dan pendidik masing-masing memiliki pengalaman yang spesifik dan sendiri-sendiri tentang tanggung jawab terhadap pendidikan anak. Terkait dengan pendidikan anak, seharusnya orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak-anaknya di rumah. Orangtua bertanggung jawab untuk mendidik atau mengasuh anak-anaknya agar menjadi lebih matang, berkarakter dan berkelakuan baik, memahami nilai-nilai yang berlaku di masyarakat serta memiliki wawasan yang luas. Di samping itu orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak agar mereka mampu menjalani kehidupan yang lebih baik kelak. Sedangkan lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab untuk melindungi anak-anak mereka di lembaga, memberikan pengalaman belajar dan beraktivitas kepada anak sesuai dengan kurikulum se...

TOPIK LOMBA APRESIASI GTK-PAUD dan DIKMAS TERBARU TAHUN 2017

Jakarta (04/03/2017) Setelah melalui pembahasan dan diskusi kelompok terpumpun (terfokus) akhirnya ada perubahan topik Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) PAUD dan Dikmas Tahun 2017.  Perubahan topik dilakukan setelah menerima masukan dari berbagai pihak termasuk dari asosiasi/organisasi mitra GTK PAUD Dikmas. Di samping itu ada penambahan jenis lomba dari pengumuman yang dirilis oleh Direktorat Pembinaan GTK PAUD dan Dikmas pada Januari 2017 lalu, yaitu Tutor Paket A. Penambahan Tutor Paket A ini terjadi setelah ada usulan dari Dewan Pengurus Pusat Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional baik secara tertulis maupun melakukan lobby. Penyelenggaraan kegiatan Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas mempunyai tujuan yang strategis, antara lain (1) memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI); (2) memperkuat upaya pengembangan karakter GTK PAUD dan Dikmas; (3) mendukung keberhasilan program pendidikan vokasi di kalangan ...

GURU PAUD HARUS MEMBACA ......!

PAUD-Anakbermainbelajar ---Banyak guru PAUD sekarang nampaknya tidak suka membaca buku. Padahal membaca sekarang mudah. Misalnya jaman sekarang sudah ada eBooks tinggal unduh aja. Semestinya tidak ada lagi hambatan untuk membaca buku. Kalau jaman dahulu kan harus cari buku fisik di perpust. Kalau pesan belipun harus nunggu lama dan mahal. Mungkin justru kemudahan itu yang membuat "orang" menjadi malas? Dalam sebuah pertemuan gugus PAUD saya pernah bertanya dengan beberapa Guru dan Pendidik PAUD, apakah mereka banyak membaca buku tentang PAUD, atau paling tidak buku pengetahuan umum populer tentang mendidik dan merawat anak. Ternyata banyak yang kurang membaca bahkan ada yang tidak sama sekali.  Masalahnya, tanpa membaca ilmu kita jadi rendah sekali. Sudah ilmu rendah, banyak komentar pula (di media sosial misalnya).  Yang  juga  bikin Pusing Foto-foto bunda seksi bingit...ha ha ha. Jadinya kacau balau. Bagaimana mengajak anak-anak untuk rajin membaca kelak.............

INILAH 10 ALASAN SWEDIA DISEBUT NEGARA PALING RAMAH ANAK DAN KELUARGA

PAUD-Anakbermainbelajar ---Anak dan keluarga adalah hal yang sangat penting untuk mendukung kemajuan sebuah bangsa. Perawatan anak membutuhkan perhatian dari berbagaia kalangan, baik swasta maupun pemerintah. Banyak negara yang telah memperbaiki sistem pengasuhan dan pendidikannya hingga benar-benar bermanfaat untuk mendukung tumbuh kembang anak dalam suatu keluarga. Swedia merupakan negara di Eropa yang terkenal sebagai negara yang paling ramah anak dan ramah keluarga karena berbagai kebijakannya yang mendukung dan memudahkan kehidupan anak dan keluarga. Anak PAUD di Swedia - Foto: lampung.tribunnews.com Di Tahun 2017 ini, negara asal lahirnya penghargaan yang bernama ‘Nobel’ ini dinobatkan sebagai satu dari lima negara dengan penduduk paling bahagia di dunia bersama Denmark, Norwegia, Swiss, dan Belanda berdasarkan laporan Columbia University's Earth Institute. Ukuran kebahagiaan itu atas dasar kemakmuran, pendapatan, jaminan kesehatan, bebas korupsi, dan bebas membuat pilihan hi...