Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kesehatan Anak

CARA MENGATASI PENYEBAB KURANG GIZI DENGAN MAKANAN YANG DIKONSUMSI ANAK PAUD

PAUD-Anakbermainbelajar ----Makanan yang tidak seimbang baik jumlah maupun jenis gizi merupakan salah satu dari dua faktor penyebab langsung gizi kurang. Memberikan anak dengan makanan bermutu gizi yang baik, akan mencegah anak mengalami masalah gizi kurang. Faktor-faktor selain mutu gizi perlu juga dipertimbangkan agar makanan yang disediakan aman dan diminati oleh anak-anak dan pelajar.  Makanan yang baik adalah makanan yang mengandung jenis dan jumlah zat gizi yang sesuai dengan kebutuhan anak. Selain itu makanan tersebut tidak mengandung bahan kimia dan kontaminan yang yang membahayakan kesehatan anak. Makanan bergizi bukan makanan yang harus selalu ada ayam, daging dan ikan, tetapi dapat diganti dengan makanan nabati seperti: tahu, tempe, atau bahan dari kacang kedele, kacang tanah dan kacang hijua, ataupun telur. Makanan yang bergizi bukan berarti makanan yang selalu ada ayam, daging dan ikan, tetapi dapat diganti dengan makanan nabati seperti: tahu, tempe, atau bahan dari ka...

CARA MENGATUR POLA MAKAN DAN KEBUTUHAN GIZI ANAK USIA DINI

PAUD-Anakbermainbelajar ---- Di lembaga  Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) biasanya ada kegiatan makan bersama yang dilaksanakan pada hari-hari tertentu atau setiap hari untuk lembaga PAUD yang menyelenggarakan program layanan Penitipan dan Pengasuhan anak Usia Dini (TPA). Dalam kegiatan makan bersama tentunya diperlukan cara mengatur pola makan dan pemenuhan kebutuhan gizi anak usia dini yang baik. Pemberian makan dan pengartian pemenuhan kebutuhan gizi anak usia dini di Lembaga PAUD yang berkualitas adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.  Kegiatan makan bersama ini sebaiknya diatur sesuai dengan acuan dari pola makan dan pemenuhan kebutuhan giji anak usia dini yang baik. Berikut Aspek-aspek dan cara pengaturan pola makan dan pemenuhan kebutuhan giji anak usia dini yang baik sebagai berikut: 1. Pegertian Pola Makan menurut Harper (1986), pola makan (dietary pattern) adalah cara yang ditempuh seseorang atau sekelompok untuk memillih makanan dan mengkonsumsinya sebagai reaks...

CARA MELATIH ANAK BUANG AIR BESAR (BAB) DAN BUANG AIR KECIL (BAK) TOILET TRAINING UNTUK ANAK PAUD (BAG 1)

PAUD-Anakbermainbelajar -----Kemandirian dalam mengurus diri sendiri secara bertahap perlu dibangun pada anak usia dini. Kegitana Toilet Training atau Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air kecil (BAK) untuk anak di Lembaga PAUD. Latihan ini harus dilakukan dalam bentuk interaksi yang menyenangkan antara pendidik dan anak usia dini. Toilet Training bukan sekedar melatih anak menggunakan toilet karena pendidik bisa saja menuntun anak ke toilet jika diperlukan, tetapi pada dasarnya pendidik tidak dapat memaksan anak BAB atau BAK di sana. Intiya lebih keapda menumbuhkan pada diri anak terhadap pengenalan rasa ingin BAB atau BAK serta tempat juga cara sehat menggunakan toilet.  Anak harus mengenal tanda-tanda tekanan di kandung kemih dan ada rasa mulas ingin BAB. Kemudian anak diajarkan untuk membuat hubungan antara perasaan tersebut dengan hal apa yang sedang terjadi dalam tubuhnya. Selanjutnya, anak diajarkan belajar menanggapi dengan tepat rasa tersebut. Berarti terlebih dahulu anak su...

RESEP MASAKAN MENU SEHAT UNTUK ANAK PAUD: BAKSO SAYUR

PAUD-Anakbermainbelajar ----Resep Masakan Menu Sehat Untuk Anak PAUD: Bakso Sayur. Bunda Anak-anak di Taman Pengasuhan Anak PAUD terkadang memang paling susah jika disuruh memakan sayuran, menu makan hari ini yang menggunakan bahan sayur sering tidak dihabisin, karena memang dirumah anak tidak dibiasakan makan sayuran. Nah ini tantangan terntunya bias anak TPA bisa makan sayur. Sebagai pendidik dan pengelola TPA tentu saja kita ingin si kecil mengkonsumsi makanan sehat dan disukai mereka. Berikut ini salah satu menu Masakan yang penulis temukan di Google yang bisa di bikin di TPA sekalian tips biar ananda mau makan sayur.  Bahan-bahan :     1/4 kg daging ayam giling     1/2 ikat bayam segar     1 buah brokoli     1 buah wortel, parut kasar     1 genggam tepung kanji     Air secukupnya           * * *      Bumbu Halus :     5 siung bawang putih     2 butir merica C...

INILAH BAHAYA GULA BAGI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)

PAUD-Anakbermainbelajar ----Bunda, Pendidik dan pengasuh PAUD, pernahkah menghadapi anak/peserta didik yang terlalu aktif bergerak, hingga anak terlihat liar dan terlihat susah diatur, padahal anak ini tidak memiliki riwayat hiperaktif? Pernah terjadi kegaduhan seperti hal ini di beberapa lembaga PAUD, selidik punya selidik, biang keladinya ternyata adalah gula. Lho kenapa Gula? Kayla yang sekolah di salah satu lembaga PAUD, pagi-pagi sekali sudah minta dibelikan Ice Cream, karena takut Kayla menangis orang tuanya terpaksa memberikannya, sebelum berangkat sekolah Kayla sudah menghabiskan 2 batang Ice Cream, di sekolah PAUD Mamah Kayla menitipkan lagi satu buah Ice Cream agar disimpan di lemari ES buat siang, tetapi belum sampai siang sekitar jam 9 waktu istirahat Kayla merengek minta diambikan Ice Creamnya. Sekejab saja Ice Cream sudah habis, selanjutnya bisa ditebak apa yang terjadi dengan Kayla, sepanjang hari Perilaku Kayla sangat sulit dikontrol agar tenang belajar.  Dari berba...

CARA PENILAIAN HASIL PENGUKURAN BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN ANAK PAUD

PAUD-Anakbermainbelajar ----Setelah kegiatan pengukuran dan penimbangan tinggi badan dan berat badan anak di lembaga PAUD selanjutnya yang harus bunda lakukan adalah melakukan penilaian hasil pengukuran yang telah dilakukan tersebut. Adapun penilaian hasil pengukuran dilakukan sebagai berikut; 1. Indeks Berat Badan Menurut Umar (BB/U) Indeks Berat Badan menurut Umat (BB/U) mencerminkan keadaan berat badan anak menurut umurnya saat penimbangan terhadap standar NCHS-WHO. Cara Penilaian: a. Ukuran Berat Badan anak b. Tentukan umur anak yang ditimbang dan jenis kelaminnya c. Lihat Tabel Standar NCHS-WHO Berat Badan menurut umur dan Jenis kelamin tersebut (Lihat di sini !!), Lalu catat berapa berat badan median untuk umur jenis kelamin yang sesuai. d. Bandingkan berat badan anak dengan berat badan median untuk umur dan jenis kelamin yang sesuai lalu dikali 100%. Hasil tersebut diinterpretasikan menurut keriteria berikut: Status Gizi Baik jika nilainya > 80% Stutus Gizi Sedang jika nilain...