Skip to main content

8 CARA MENGEMBANGKAN KECERDASAN LINGUISTIK PADA ANAK USIA DINI

Berbicara dan berdialog dengan Anak

PAUD-Anakbermainbelajar---Kecerdasan linguistik adalah kecerdasan anak dalam hal mengolah kata-kata (bertutur, berbahasa), atau kemampuan menggunakan kata secara efektif baik secara lisan maupun tulisan. Untuk mengembangkan kecerdasan linguistik pada anak sejak usia dini, khususnya pada anak yang telah mengikuti program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), antara lain dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut;

1. Mengajak anak berbicara atau berdialog

Ajaklah anak berbicara dan berdialog, karena dengan mengajak anak berdialog dan berbicara merupakan langkah awal melatih anak berbicara, yang merupakan unsur penting dalam berkomunikasi dan keterampilan sosial.

2. Membacakan Cerita

Membacakan cerita selain menarik bagi anak juga dapa merangsang kemampuan kecerdasan linguistik anak. Dengan membacakan cerita juga akan melibatkan anak dalam aktivitas-aktivitas linguistik baik secara langsung maupun tidak langsung.

3. Merangkai cerita

Berikan anak potongan-potongan gambar dan biarkan anak mengungkapkan apa yang ada dipikirannya tentang jalannya cerita pada gambar tersebut. Ini menyenangkan karena anak akan terlibat secara langsung dalam dialog dan diskusi tentang gambarnya.

4. Bermain huruf dan angka

Seiring dengan pemahaman anak akan huruf dan angka serta penggunaannya, yaitu dengan bermain kartu bergambar berikut kosakatanya. Lakukan aktivitas dengan bermain menggunakan huruf dan angka tersebut.

5. Berdiskusi

Memberikan kesempatan pada anak untuk menyampaikan pendapatnya, menghargai kata-katanya, membiarkan anak membicarakan perasaan, selain mengasah perkembangan bahasa juga melatih anak untuk mengendalikan emosi.

6. Bermain Peran

Dalam bermain peran anak akan melakukan dialog atau berkomunikasi dengan teman mainnya, hal ini dapat membantu mengembangkan kemampuan anak dalam penggunaan kosakata menjadi suatu kalimat dan berkomunikasi dengan orang lain.

7. Menyanyi bersama-sama

Menyanyi bersama-sama dengan teman-temannya dan ibu guru, mampu memberikan pengalaman dan kemampuan vokal yang sangat berpengaruh besar pada pengembangan kemampuan berbicara anak. Menyanyi bersama dapat membuat anak peka terhadap irama dan nada dalam kelompoknya, yang sangat penting dalam membantu kemampuan berkomunikasi dan keterampilan sosialnya.

8. Memperdengarkan lagu anak-anak.

Banyak lagu-lagu anak yang sangat menarik, sehingga tanpa disadari anak spontan mengikuti lirik lagu yang dibawakan dalam lagu-lagu tersebut. Hal ini sangat menyenangkan bagi anak, selain mempertajam pendengaran anak, memperdengarkan lagu juga menuntut anak untuk menyimak setiap lirik yang dinyanyikan, yang kemudian membuat anak menirukan lagu tersebut dan juga menambah perbendaharan kata, kosakata dan pemahaman arti kata bagi anak usia dini.

Selain 8 delapan cara-mengembangkan kecerdasan linguistik pada Anak Usia Dini di atas juga perlu diKembangkan kemampuan dalam hal komunikasi yang efektif pada anak baik di sekolah ataupun di rumah, agar kemampuan anak untuk berkomunikasi semakin baik, kemampuan bahasa pada anak secara verbal dapat berkembang sesuai dengan kematangan usia dan perkembangan fisiknya.

Demikian tentang uraian singkat 8 delapan cara-mengembangkan kecerdasan linguistik pada Anak Usia Dini, Semoga bermanfaat, mohon maaf jika ada kesalahan dan kekurangan, jika bunda-ayah mempunyai info lain tentang cara-mengembangkan kecerdasan linguistik pada Anak Usia Dini mohon di share /komentar disini ya..Terimakasih.

* * *

Comments

Popular posts from this blog

CARA MEMBUAT VISI, MISI, DAN TUJUAN LEMBAGA PAUD-TK YANG BAIK DAN BENAR

PAUD-Anakbermainbelajar -----Visi dan misi pada sebuah lembaga PAUD dan Taman Kanak-kanak, sangat mutlak diperlukan. Hal ini menyangkut bagaimana sebuah lembaga itu berjalan sesuai dengan visi dan misi serta tujuan yang telah ditetapkan. Visi dan misi lembaga tidak asal dibuat untuk dijadikan pajangan di sebuah lembaga, tetapi menjadi acuan penting dalam berjalannya program dan kegiatan lembaga PAUD yang bersangkutan. Pengertian visi dan misi sendiri ada beragam pendapat, beberapa ahli melihat sesuai dengan sudut pandang dan bidang mereka yang dapat kita simpulkan bahwa : Visi visi dalam lembaga pendidikan adalah gambaran proyeksi kedepan berupa pandangan, cita-cita, harapan, dan keinginan lembaga yang ingin diwujudkan di masa mendatang. Misi misi adalah pernyataan berupa tindakan atau upaya yang harus dilakukan dalam mewujudkan visi, oleh karena itu misi merupakan penjabaran operasional dari visi. Adapun fungsi misi yaitu: a.    Sebagai pijakan dalam merumuskan tujuan b....

FUNGSI BERMAIN BAGI ANAK USIA DINI

PAUD-Anakbermainbelajar-----Anak usia dini memerlukan waktu bermain lebih besar dalam sepanjang harinya. Anak belajar dengan bermain, dengan bermain belajar ini anak akan memiliki ketahanan belajar lebih baik. Dalam bermain anak membuat pilihan, memecahkan masalah, berkomunikasi, dan bernegosiasi. Anak menciptakan peristiwa khayalan, melatih keterampilan fisik, sosial, dan kognitif. Saat bermain anak dapat mengekspresikan dan melatih emosi dan pengalaman dan kejadian yang mereka temui setiap hari. Gambar Anak Bermain : Foto Pixabay Biasanya kegiatan bermain dilakukan sungguh-sungguh oleh seorang anak, sebab kegiatan bermain yang dilakukan oleh anak bersifat rileks dan merupakan kegiatan yang diinginkan dan disenangi. Sehingga berapapun waktu yang tersedia, anak sanggup dengan senang hati mengisinya. Menurut Helms dan dan Turner bermain adalah cara/jalan bagi anak untuk mengungkapkan hasil pemikiran, perasaan dan cara mereka menjelajahi dunia dilingkungannya termasuk membantu anak dalam...

CARA MEMBUAT SENDIRI ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) UNTUK PAUD-TK

PAUD-AnakBermainbelajar--- Alat Permainan edukatif (APE) adalah alat permainan yang sengaja dirancang secara khusus untuk kepentingan pendidikan. Media Pembelajaran APE untuk anak Pada umumnya pengembangan APE berakar pada jenis permainan yang telah dikembangkan lebih dahulu oleh para pakar dari negara maju. Beberapa jenis APE merupakan hasil kreasi guru sediri yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan setempat. Berikut beberapa Jenis APE yang dirancang berdasarkan konsep Pendidikan anak usia dini. Untuk kegiatan pembelajaran di PAUD dan Taman Kanak-kanak, Alat Permainan Edukati - APE juga dapat dipilih dan dirancang sendiri oleh guru-pendidik PAUD dengan memanfaatkan bahan dan media alternatif dari bahan-bahan yang ada dilingkungan sekitar kita. Dalam kenyataannya selama ini banyak guru dan pendidik PAUD sering kali tidak dapat memilih alat permainan edukatif yang tersedia. Kesulitan guru dalam memilih APE yang sesuai bukan disebabkan oleh ketidak mampuan guru dalam me...