Skip to main content

LAYANAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI RAMAH ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK)

PAUD-Anakbermainbelajar----Seperti kita ketahui bersama pendidikan anak berkebutuhan khusus memerlukan perhatian dan penanganan yang intensif dari kita semua. Hal ini sejalan dengan amanat undang-undang yang menyatakan bahwa pendidikan adalah hak semua orang, termasuk orang-orang yang dalam kondisi inklusif, atau berkebutuhan khusus.

Pembangunan sumber daya manusia Indonesia memiliki hambatan yang sangat mendasar, antara lain sekitar 10% anak usia dini mengalami stunting (keterlambatan), memiliki disabilitas fisik dna disabilitas intelektual, dan adanya anak-anak yang mengalami hambatan tumbuh kembang karena hambatan fisi, mental, motorik, dna sensoris.

Upaya penanggulangan masalah tersebut harus dikembangkan dengan menggunakan suatu sistem pendidikan yang dapat diakses oleh semua anak, terutama anak yang berkebutuhan khusus pada pendidikan anak usia dini Inklusif.

PAUD Inklusif adalah sekolah tempat anak usia dini bermain sambil belajar dimana semua anak memiliki hak untuk belajar mengembangkan semua potensi yang dimilikinya seoptimal mungkin di dalam lingkungan yang nyaman, aman dan terbuka, sehingga guru dan anak didik merasa nyaman dalam keberagaman dan melihat keberagaman sebagai tantangan dan pengayaan dalam lingkungan belajar, serta melibatkan semua komponen sebagai mitra dalam penerapan PAUD yang ramah anak berkebutuhan khusus.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif bagi peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa maka semua unit terkait harus melaksanakannya sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Pendidikan inklusif mempunyai makna bahwa satuan pendidikan/lembaga dan masyarakat harus mengakomodasikan semua anak dengan keunikannya, tanpa membedakan anak berkebutuha khusus seperti anak-anak disabilitas, anak-anak dengan potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa (gifted and/or talented children), pekerja anak dan anak jalanan, anak di daerah terpencil, anak-anak dari kelompok etnik dan bahasa minoritas dan anak-anak yang tidak beruntung dan terpinggirkan dari kelompok masyarakat (Salamanca Statement, 1994).

Sekolah yang menerima anak berkebutuhan khusus (ABK) tentu perlu adanya usaha yang khusus dilakukan agar sekolah tersebut menjadi sekolah ramah anak bagi anak berkebutuhan khusus, usaha yang perlu dilakukan tersebut antara lain;
1. Tersedianya guru pembimbing khusus
2. Kurikulum yang disesuaikan dengan anak berkebutuhan khusus
3. Iklim sekolah yang ramah dan menghargai anak berkebutuhan khusus
4. Fasilitas fisik sekolah yang aksesibel.

Anak Berkebutuhan Khusus yang mengikuti kegiatan pembelajaran di PAUD secara umum adala ABK dengan perlakuan pada kebutuhan khusus seperti Autisem, cerdas berbakat, hiperaktif, down sindrome dan cerebral palsy.

Permasalahan yang ditemukan berkaitan dengan layana PAUD Inklusif adalah: pengelola dan guru PAUD belum memahami bagaimana melaksanakan PAUD inklusif, guru belum mampu melaksanakan pembelajaran dalam kelas inklusif, perlakukan kepada ABK masih disamakan dengan anak normal, orang tua/wai anak didik yang lain kurang menerima adanya ABK yang ikutn menjadi anak didik di sekolah dan ketersediaan sarana dan prasarana di lembaga yang belum mendukung pembelajaran yang inklusif.

Karena itu untuk menyikapi permasalahan ini perlu dipersiapkan layanan pendidikan anak usia dini yang ramah anak berkembutuhan khusus antara lain dalam hal :
1. Menyiapkan lingkungan belajar yang ramah anak berkebutuhan khusus.
2. Adanya acuan kompetensi Guru PAUD yang ramah anak berkebutuhan khusus
3. Adanya acuan mengoptimalkan kemitraan yang mendukung PAUD ramah anak berkebutuhan khusus.

Ini dilakukan agar anakl usia dini yang menjadi peserta didik di layanan PAUD ramah anak ABK akan terstimulasi pertumbuhan, pembentukan, dan perkembangan fisik, sosial, bahasa, daya cipta, keimanan dna ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepribadian serta potensi diri sesuai dengan tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan serta kebutuhan khusus anak. 


Baca Selanjutnya Model dan Cara Layanan PAUD Ramah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sini !!


Comments

Popular posts from this blog

CARA MEMBUAT VISI, MISI, DAN TUJUAN LEMBAGA PAUD-TK YANG BAIK DAN BENAR

PAUD-Anakbermainbelajar -----Visi dan misi pada sebuah lembaga PAUD dan Taman Kanak-kanak, sangat mutlak diperlukan. Hal ini menyangkut bagaimana sebuah lembaga itu berjalan sesuai dengan visi dan misi serta tujuan yang telah ditetapkan. Visi dan misi lembaga tidak asal dibuat untuk dijadikan pajangan di sebuah lembaga, tetapi menjadi acuan penting dalam berjalannya program dan kegiatan lembaga PAUD yang bersangkutan. Pengertian visi dan misi sendiri ada beragam pendapat, beberapa ahli melihat sesuai dengan sudut pandang dan bidang mereka yang dapat kita simpulkan bahwa : Visi visi dalam lembaga pendidikan adalah gambaran proyeksi kedepan berupa pandangan, cita-cita, harapan, dan keinginan lembaga yang ingin diwujudkan di masa mendatang. Misi misi adalah pernyataan berupa tindakan atau upaya yang harus dilakukan dalam mewujudkan visi, oleh karena itu misi merupakan penjabaran operasional dari visi. Adapun fungsi misi yaitu: a.    Sebagai pijakan dalam merumuskan tujuan b....

FUNGSI BERMAIN BAGI ANAK USIA DINI

PAUD-Anakbermainbelajar-----Anak usia dini memerlukan waktu bermain lebih besar dalam sepanjang harinya. Anak belajar dengan bermain, dengan bermain belajar ini anak akan memiliki ketahanan belajar lebih baik. Dalam bermain anak membuat pilihan, memecahkan masalah, berkomunikasi, dan bernegosiasi. Anak menciptakan peristiwa khayalan, melatih keterampilan fisik, sosial, dan kognitif. Saat bermain anak dapat mengekspresikan dan melatih emosi dan pengalaman dan kejadian yang mereka temui setiap hari. Gambar Anak Bermain : Foto Pixabay Biasanya kegiatan bermain dilakukan sungguh-sungguh oleh seorang anak, sebab kegiatan bermain yang dilakukan oleh anak bersifat rileks dan merupakan kegiatan yang diinginkan dan disenangi. Sehingga berapapun waktu yang tersedia, anak sanggup dengan senang hati mengisinya. Menurut Helms dan dan Turner bermain adalah cara/jalan bagi anak untuk mengungkapkan hasil pemikiran, perasaan dan cara mereka menjelajahi dunia dilingkungannya termasuk membantu anak dalam...

CARA MEMBUAT SENDIRI ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) UNTUK PAUD-TK

PAUD-AnakBermainbelajar--- Alat Permainan edukatif (APE) adalah alat permainan yang sengaja dirancang secara khusus untuk kepentingan pendidikan. Media Pembelajaran APE untuk anak Pada umumnya pengembangan APE berakar pada jenis permainan yang telah dikembangkan lebih dahulu oleh para pakar dari negara maju. Beberapa jenis APE merupakan hasil kreasi guru sediri yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan setempat. Berikut beberapa Jenis APE yang dirancang berdasarkan konsep Pendidikan anak usia dini. Untuk kegiatan pembelajaran di PAUD dan Taman Kanak-kanak, Alat Permainan Edukati - APE juga dapat dipilih dan dirancang sendiri oleh guru-pendidik PAUD dengan memanfaatkan bahan dan media alternatif dari bahan-bahan yang ada dilingkungan sekitar kita. Dalam kenyataannya selama ini banyak guru dan pendidik PAUD sering kali tidak dapat memilih alat permainan edukatif yang tersedia. Kesulitan guru dalam memilih APE yang sesuai bukan disebabkan oleh ketidak mampuan guru dalam me...