Skip to main content

CARA PENGELOLAAN KELAS MENURUT KURIKULUM 2013 PAUD

PAUD-AnakBermainBelajar---Bunda, pengelola dan pendidik di lembaga-lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus menyadari bahwa pengelolaan kelas merupakan salah satu hal terpenting dalam proses kegiatan di Lembaga PAUD kita, kelancaran proses pembelajaran juga sangat tergantung pada kondisi dan pengelolaan kelas yang dilakukan. Berikut ini ringkasan tentang cara atau prinsip-prinsip dalam pengelolaan kelas menurut kurikulum 2013 PAUD yang harus kita perhatikan:
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/
Pengertian pengelolaan Kelas:

Pengelolaan kelas adalah Serangkaian langkah kegiatan pengelolaan kelas agar proses pembelajaran berlangsung efektif dan efesien.

Prinsip-prinsip Penataan Kelas:
  1. Aman
  2. Nyaman
  3. Ruang bereksplorasi
  4. berinteraksi dengan  lingkungannya
  5. Sesuai dengan tahapan perkembangan anak
  6. Memperhatikan karakteristik anak, kemampuan anak,latar belakang keluarga, lingkungan bermain dan budaya setempat.
  7. Mendukung kegiatan main sendiri, kelompok kecil, dan kelompok besar
  8. Mengembangkan kemandirian.
  9. Mengembangkan kepercayaan diri anak.
  10. Mendukung pengembangan semua aspek perkembangan
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/
Lihat juga Contoh Penataan Ruang Kelas yang Baik Berikut ini !!

Cara menata alat bermain yang baik:

Dalam kurikulum 2013 PAUD cara menata alat bermain untuk pengelolaan kelas sangat penting diperhatikan mengingat penataan alat bermain yang tidak sesuai dapat menghambat kegiatan dan proses pembelajaran yang dilakukan. Penataan alat bermain juga harus memperhatikan kondisi dan keadaan sekolah dan kelas yang bersangkutan. Dalam menata alat bermain ini, Hal-hal penting yang harus diperhatikan dan disesuaikan dengan Sudut, Area, Sentra, Kelompok dengan Kegiatan Pengamanan. Berikut ini beberapa prinsip dan hal-hal yang harus diperhatikan dalam menata alat bermain menyantara lain :

Penataan alat bermain membangun:
  1. Kemandirian
  2. Kerapihan
  3. Keaksaraan
  4. Klasifikasi
  5. Matematika
  6. Sosial
  7. Bahasa
  8. Seni
  9. dll.
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/
Hal yang harus diperhatikan dengan ruang luar:

Penataan Halaman:
  1. Luas area bermain. Standard internasional menetapkan 7m2 per anak
  2. Ruang bermain outdoor dipastikan tidak terdapat binatang yang menyengat
  3. Bak pasir harus ditutup bila tidak digunakan, dan dipastikan dalam kondisi kering agar tidak menjadi tempat berkembang biak binatang kecil.
  4. Area basah ditempatkan di luar, dekat dengan sumber air, lantai yang tdk licin, sanitasi terjaga baik agar air tidak menggenang.

 
Mainan di Luar Ruangan:
  1. Bebas dari bahan yang berbahaya
  2. Penataan sarana cukup luas bagi anak bergerak bebas, tidak perlu berdesakan.
  3. Ketinggian mainan sebaiknya tidak lebih dari 1.5 meter dan tingkat kemiringannya sekitar 40o
  4. Dasar seluncuran cukup lembut
  5. Dipastikan tidak mudah patah atau putus
  6. Dikontrol dan diperbaiki secara regular, Sebaiknya tidak terkena langsung terik matahari.
  7. Seluncuran, ayunan, jungkitan dan sarana bermain outdoor dalam kondisi baik dan catnya tidak mengandung toxic
  8. Jika bahan menggunakan kayu, dipastikan permukaan kayu licin untuk mencegah anak tertusuk serpihannya.


Pagar atau pembatas:
  1. Pagar pembatas area outdoor dengan tempat umum di luar lembaga diperlukan untuk memastikan bahwa anak-anak tidak bisa terdorong ke dalam situasi berbahaya.
  2. Desain dan ketinggian pagar harus sedemikian rupa untuk mencegah anak dapat keluar dengan cara merangkak di bawah
  3. Mekanisme penguncian harus disediakan untuk mengatasi potensi berbahaya ketika gerbang tidak ditutup.
  4. Pagar dapat menjadi sentra berkebun anak.
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/
 

Toilet:
  1. Toilet anak terpisah dengan toilet dewasa. Untuk toilet anak tidak memerlukan slot kunci. Pintu toilet anak cukup setengah badan. Ruangan toilet dekat dengan kegiatan anak, agar mudah terawasi oleh guru.
  2. Tersedia sarana pembersih (sabun cair) dan pengering  tangan (tissue) untuk membiasakan kebiasaan pola hidup bersih dan sehat
  3. Pencahayaan ruang toilet cukup baik dengan sirkulasi udara yang baik pula agar tidak mudah tumbuh jamur dan bau.
Demikianlah bunda tentang cara atau prinsip prinsip dan hal-hal yang harus diperhatikan dalam menata alat bermain berdasarkan kurikulum 2013 PAUD, semoga ringkasan materi pengelolaan kelas ini dapat bermanfaat khususnya bagi bunda, guru-pendidika PAUD dan mahasiswa bimbingan saya yang masih ingin mendalami materi pengelolaan kelas ini. Terimakasih.
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/

Comments

Popular posts from this blog

CARA MEMBUAT VISI, MISI, DAN TUJUAN LEMBAGA PAUD-TK YANG BAIK DAN BENAR

PAUD-Anakbermainbelajar -----Visi dan misi pada sebuah lembaga PAUD dan Taman Kanak-kanak, sangat mutlak diperlukan. Hal ini menyangkut bagaimana sebuah lembaga itu berjalan sesuai dengan visi dan misi serta tujuan yang telah ditetapkan. Visi dan misi lembaga tidak asal dibuat untuk dijadikan pajangan di sebuah lembaga, tetapi menjadi acuan penting dalam berjalannya program dan kegiatan lembaga PAUD yang bersangkutan. Pengertian visi dan misi sendiri ada beragam pendapat, beberapa ahli melihat sesuai dengan sudut pandang dan bidang mereka yang dapat kita simpulkan bahwa : Visi visi dalam lembaga pendidikan adalah gambaran proyeksi kedepan berupa pandangan, cita-cita, harapan, dan keinginan lembaga yang ingin diwujudkan di masa mendatang. Misi misi adalah pernyataan berupa tindakan atau upaya yang harus dilakukan dalam mewujudkan visi, oleh karena itu misi merupakan penjabaran operasional dari visi. Adapun fungsi misi yaitu: a.    Sebagai pijakan dalam merumuskan tujuan b....

FUNGSI BERMAIN BAGI ANAK USIA DINI

PAUD-Anakbermainbelajar-----Anak usia dini memerlukan waktu bermain lebih besar dalam sepanjang harinya. Anak belajar dengan bermain, dengan bermain belajar ini anak akan memiliki ketahanan belajar lebih baik. Dalam bermain anak membuat pilihan, memecahkan masalah, berkomunikasi, dan bernegosiasi. Anak menciptakan peristiwa khayalan, melatih keterampilan fisik, sosial, dan kognitif. Saat bermain anak dapat mengekspresikan dan melatih emosi dan pengalaman dan kejadian yang mereka temui setiap hari. Gambar Anak Bermain : Foto Pixabay Biasanya kegiatan bermain dilakukan sungguh-sungguh oleh seorang anak, sebab kegiatan bermain yang dilakukan oleh anak bersifat rileks dan merupakan kegiatan yang diinginkan dan disenangi. Sehingga berapapun waktu yang tersedia, anak sanggup dengan senang hati mengisinya. Menurut Helms dan dan Turner bermain adalah cara/jalan bagi anak untuk mengungkapkan hasil pemikiran, perasaan dan cara mereka menjelajahi dunia dilingkungannya termasuk membantu anak dalam...

CARA MEMBUAT SENDIRI ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) UNTUK PAUD-TK

PAUD-AnakBermainbelajar--- Alat Permainan edukatif (APE) adalah alat permainan yang sengaja dirancang secara khusus untuk kepentingan pendidikan. Media Pembelajaran APE untuk anak Pada umumnya pengembangan APE berakar pada jenis permainan yang telah dikembangkan lebih dahulu oleh para pakar dari negara maju. Beberapa jenis APE merupakan hasil kreasi guru sediri yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan setempat. Berikut beberapa Jenis APE yang dirancang berdasarkan konsep Pendidikan anak usia dini. Untuk kegiatan pembelajaran di PAUD dan Taman Kanak-kanak, Alat Permainan Edukati - APE juga dapat dipilih dan dirancang sendiri oleh guru-pendidik PAUD dengan memanfaatkan bahan dan media alternatif dari bahan-bahan yang ada dilingkungan sekitar kita. Dalam kenyataannya selama ini banyak guru dan pendidik PAUD sering kali tidak dapat memilih alat permainan edukatif yang tersedia. Kesulitan guru dalam memilih APE yang sesuai bukan disebabkan oleh ketidak mampuan guru dalam me...